Raden Post: Pengertian Diskusi, Manfaat, Tujuan Serta Jenis-Jenis Diskusi

Raden Post
Kumpulan Pengertian 
Pengertian Diskusi, Manfaat, Tujuan Serta Jenis-Jenis Diskusi
Apr 21st 2018, 06:51, by Misi

Berbicara mengenai diskusi, apa itu diskusi ? apa tujuan diadakannya diskusi, dan ada berapakah jenis diskusi. mari kita simak penjelasan dibawah ini.

Pengertian Diskusi Secara Umum

Pengertian Diskusi

Diskusi berasal dari bahasa latin yaitu Discutio atau Discusium yang berarti tukar pikiran. Tatapi tidak semua proses bertukar pikiran selalu disebut diskusi, yang dapat disebut sebagai diskusi yaitu proses bertukar pikiran yang memiliki perjalanan, dan prosesnya terarah, serta serta mendapatkan hasil yang diperoleh. Oleh sebab itu didalam sebuah diskusi harus mempunyai topik yang bermanfaat dan menarik untuk di diskusikan.

Dengan diadakannya diskusi bertujuan untuk memperoleh suatu pengertian dan kesepakatan serta keputusan bersama mengenai suatu topik atau masalah yang sudah disepakati dari awal. Dan didalam forum diskusi harus terdapat unsur yang wajib yaitu sesi tanya jawab.

Pengertian Diskusi Menurut Para Ahli

Moh.Uzer Usman

Menurut pendapat beliau, pengertian diskusi adalah suatu proses yang teratur dengan melibatkan sekelompok orang dalam interaksi tatap muka yang informal dengan berbagai pengalaman atau informasi yang pada akhirnya akan menhasilkan kesimpulan, atau pemecahan masalah.

Hasibuan

Menurut pendapat beliau diskusi adalah suatu proses penilaian yang terjadi pada dua atau lebih individu yang berkomunikasi secara verbal dan saling bertatap muka mengenai tujuan atau sasaran yang sudah tertentu melalui tukar menukar informasi mempertahankan pendapat, sampai memecahkan masalah.

Moh.Surya

Beliau menyatakan bahwa diskusi adalah suatu proses bimbingan dimana murid-murid akan mendapatkan suatu kesempatan untuk menyumbangkan pikiran masing-masing dalam memecahkan masalah bersama. Dalam diskusi ini tertanam pula rasa tanggung jawab dan harga diri.

Manfaat Diskusi

  •  Mengembangkan daya berpikir
  • Menanamkan sikap demokrasi
  • Melatih kemampuan berbicara
  • Mengembangkan kebebasan pribadi
  • Mewujudkan proses kreatif dan analitis
  • Mengembangkan pengetahuan dan pengalaman

Tujuan Diskusi

  • Untuk bertukar pikiran dan gagasan
  • Untuk dapat menyadari dan menguji bukti-bukti sistem nilai, pendapat dan respon dari suatu gagasan atau orang lain
  • Untuk menguji secara kolektif tentang suatu gagasan yang dikemukakan orang lain
  • Untuk belajar mengungkapkan serta menanggapi keterangan yang relevan
  • Untuk mengaitkan data dan keadaan dari berbagai pandangan orang lain dan latar belakang yang berbeda-beda

Unsur Unsur Diskusi

Unsur diskusi dibagi menjadi 3, yaitu:

Unsur manusia, misalnya moderator atau pemimpin diskusi, narasumber/ penyaji/ pemrasaran/pembicara, dan notulis/sekretaris, serta peserta diskusi.
Unsur materi, misalnya topik diskusi atau permasalahan, dan sasaran atau tujuan.
Unsur fasilitas, misalnya ruangan/tempat, perlengkapan, sepertti meja, kursi, papan tulis, dan kertas.

Moderator

Tugas Moderator/Pemimpin Diskusi,

  • Menyiapkan pokok masalah yang akan dibicarakan
  • Membuka diskusi dan menjelaskan topik diskusi
  • Memperkenalkan komponen diskusi terutama pembicara jika ada unsur pembicara/penyaji
  • Membuat diskusi menjadi hidup atau dinamis
  • Mengatur proses penyampaian gagasan atau tanya jawab
  • Menyimpulkan diskusi dan membacakan simpulan diskusi
  • Menutup diskusi

Panelis/ Pembicara

Tugas pembicara, antara lain:

  • Menyiapkan materi diskusi sesuai topik yang akan dibahas
  • Menyajikan pembahasan materi atau menyampaikan gagasan-gagasan serta pandangan yang berkaitan dengan topik diskusi
  • Menjawab pertanyaan secara objektif dan argumentatif
  • Menjaga agar pertanyaan tetap pada konteks pembicaraan

Notulis

Tugas dan Peranan Notulis, antara lain:

  • Mencatat topik permasalahan
  • Waktu dan tempat diskusi berlangsung
  • Mencatat jumlah peserta
  • Mencatat segala proses yang langsung dalam diskusi
  • Menuliskan kesimpulan atau hasil diskusi
  • Membuat laporan hasil diskusi
  • Mendokumentasikan catatan tentang diskusi yang telah dilakukan

Peserta Diskusi

Peranan atau tugas Peserta Diskusi, antara lain:

  • Mengikuti tata tertib dan aturan dalam diskusi
  • Mempelajari topik/permasalahan diskusi
  • Mengajukan pertanyaan, pendapat/sanggahan, atau usulan
  • Menunjukkan solidaritas dan partisipasi
  • Bersikap santun dan tidak emosional
  • Memusatkan perhatian
  • Turut serta menjaga kelancaran dan kenyamanan diskusi

Jenis-Jenis Diskusi

Berikut adalah macam-macam jenis Diskusi :

Diskusi Kelompok

Diskusi kelompok adalah bentuk diskusi yang paling sederhana. Tetapi untuk menyelenggarakan suatu diskusi kelompok juga diperlukan adanya ketua atau moderator, notulis dan beberapa orang peserta yang merangkap peran sebagai penyaji maupun penyanggah.

Seminar

Seminar adalah bentuk diskusi yang digunakan untuk mencari kesepakatan atau kesamaan langkah atau pandangan dalam menghadapi persoalan yang bersifat formal.

Diskusi Panel

Diskusi panel pada umunya diselenggarakan untuk memperluas wawasan mengenai suatu masalah yang sedang banyak dibicarakan. Biasanya diskusi ini mengundang beberapa pakar sebagai panelis atau pembicaranya.

Symposium

Symposium adalah bentuk diskusi yang diselenggarakan untuk membahas prasaran -prasaran mengenai suatu pokok persoalan atau masalah tertentu.

Lokakarya

Pertemuan para ahli atau pakar dengan tujuan untuk membahas suatu masalah di bidangnya (karya) disebit sebaga lokakarya.

Kongres

Kongres merupakan suatu bentuk diskusi atau pertemuan dari para wakil organsasi, baik itu politik, sosial, maupun profesi, untuk mendiskusikan atau mengambil keputusan mengenai suatu masalah.

Konferensi

Konferensi merupakan pertemuan untuk membicarakan atau bertukar pikiran mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama.

Sarasehan

Sarasehan merupakan bentuk diskusi berupa pertemuan yang diadakan untuk mendengarkan pendapat para ahli mengenai suatu masalah dalam bidang tertentu.

Munas

Bentuk diskusi berupa pertemuan yang dihadiri oleh para wakil yang bersifat nasional untuk membicarakan masalah berskala nasional adalah yang di sebut sebagai Munas.

Training

Training atau pelatihan merupakan sebuah diskusi yang tertuju pada praktek dari suatu teori.

Demikian ulasan mengenai pengertian diskusi, semoga bermanfaat.

Salam Radenpost

The post Pengertian Diskusi, Manfaat, Tujuan Serta Jenis-Jenis Diskusi appeared first on Raden Post Raden Post - Kumpulan Pengertian

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Raden Post: Pengertian Data Menurut Para Ahli, Jenis – Jenis Data dan Fungsi Data

Raden Post
Kumpulan Pengertian 
Pengertian Data Menurut Para Ahli, Jenis – Jenis Data dan Fungsi Data
Mar 26th 2018, 03:33, by Munah

Pengertian Data – Halo sahabat setia Radenpost kali ini kita akan melakukan pembahasan mengenai Pengertian Data Menurut Para Ahli, Jenis – Jenis Data dan contohnya. Untuk lebih jelasnya mari simak ulasan berikut ini

Pengertian Data

Pengertian Data

Data merupakan sebuah kumpulan informasi yang didapat dari suatu pengamatan yaitu bisa berupa angka, lambang maupun sifat.

Data merupakan kata yang berasal dari bahasa Latin yaitu bentuk jamak dari kata datum, yang artinya adalah "sesuatu yang diberikan".

Dalam kehidupan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diperoleh secara benar adanya. Pernyataan in merupakan hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang wujudnya bisa berupa angka, kata-kata maupun citra.

Pengertian Data Menurut Para Ahli

Beberapa ahli memliki pandangan mengenai pengertian data dalam arti yang berbeda-beda antara lain :

1. Selamet Riyadi

Menurut Selamet Riyadi Data merupakan kumpulan informasi yang didapat dari pengamatan, biasanya berupa angka-angka atau lembang-lambang.

2. Kuswadi dan E. Mutiara

Menurut Kuswadi dan E. Mutiara data ialah kumpulan informasi yang didapat dari suatu pengamatan, bisa berupa angka, lambang maupun sifat.

3. Kristanto

Menurut Kristanto data merupakan sebuah fakta tentang objek yang bisa mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan dan peristiwa atau kejadian.

4. Zulkifli A.M

Menurut Zulkifli A.M Data merupakan keterangan, bukti nyata atau fakta tentang sebuah kejadian nyata yang masih mentah (original) atau yang belum diolah.

5. Nuzulla Agustina

Menurut Nuzulla Agustina data ialah keterangan tentang suatu hal yang kerap kali terjadi dan berupa himpunan fakta, angka, grafik, tabel, gambar, lambang, kata, huruf-huruf yang menyatakan dari sebuah pemikiran, objek, serta kondisi dan situasi.

6. Arikunto

Menurut Arikunto data merupakan seluruh fakta dan angka-angka yang bisa dijadikan bahan untuk merancang sebuah informasi.

7. Lia Kuswayatno

Menurut Lia Kuswayatno bahwa data merupakan sebuah peristiwa yang benar-benar terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

8. Supriyanto dan Ahmad Muhsin

Menurut Supriyanto dan Ahmad Muhsin Data ialah bahan baku dari sebuah informasi atau simbol yang mewakili kuantitas, fakta, tindakan dari sebuah benda dan lain – lain.

9. Anhar

Menurut Anhar data ialah peristiwa yang menggambarkan suatu kejadian nyata dan merupakan kesatuan yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar menjadi sebuah informasi.

10. H. J. Sriyanto

Menurut H. J. Sriyanto Data ialah sebuah keterangan atau informasi tentang objek penelitian.

11. Webster New World Dictionary

Menurut Webser New World Dictionary pengertian data ialah things known or assumed, yang memiliki arti bahwa data yaitu sesuatu yang diketahui atau dianggap.

Jenis – jenis Data

Data terbagi ke dalam beberapa jenis, antara lain sebagai berikut

1. Data Menurut Sumbernya

Menurut sumbernya data dibagi kedalam 2 jenis yaitu:

  • Data Primer

Data primer ialah data yang didapat atau dikumpulkan oleh seseorang yang melakukan penelitian atau orang yang membutuhkan data tersebut.

Data primer bisa disebut juga dengan data asli atau data baru.

  • Data Sekunder

Data sekunder ialah data yang didapat atau dikumpulkan dari berbagai sumber.
Data sekunder biasanya didapat dari perpustakaann atau laporan-laporan dari dokumen peneliti yang terdahulu.

2. Data menurut sifatnya

  • Data Kualitatif

Data kualitatif ialah data yang tidak berbentuk bilangan. Data kualitatif berbentuk pernyataan verbal, simbol maupun gambar.

  • Data Kuantitatif

Data kuantitatif ialah data yang berbentuk bilangan, atau data kualitatif yang dibuat angka.

3. Data menurut waktu pengumpulannya

  • Data Berkala (Time series)

Data berkala ialah data yang sudah terkumpul dari beberapa waktu untuk memberikan gambaran perkembangan sebuah kegiatan/fenomena.

  • Data Cross Section.

Data cross section ialah data yang terkumpul pada waktu tertentu untuk memberikan gambaran perkembangan keadaan atau kegiatan pada saat itu

Fungsi Data

Data memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai berikut:

  1. Untuk membuat keputusan
  2. Sebagai dasar perencanaan
  3. Sebagai alat pengendali terhadap pelaksanaan atau implementasi dari sebuah kegiatan
  4. Sebagai dasar evaluasi terhadap sebuah kegiatan.

Demikian Artikel mengenai Pengertian Data Menurut Para Ahli, Jenis – Jenis data Beserta Fungsinya. semoga bermanfaat

The post Pengertian Data Menurut Para Ahli, Jenis – Jenis Data dan Fungsi Data appeared first on Raden Post Raden Post - Kumpulan Pengertian

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.